Apa kriteria untuk memilih Coning Oil dengan tepat?

Coning Oil atau dikenal juga dengan sebutan Antistatic Coning Oil memiliki fungsi utama untuk melubrikasi benang dan memberikan sifat antistatic – digunakan untuk mengatur muatan statis pada benang dalam pemrosesan tahap akhir.

Untuk itu kita perlu mengetahui kriteria seperti apa yang harus dimiliki oleh Coning Oil agar kita tidak salah pilih. Berikut beberapa kriterianya:

Kinerja

Coning Oil yang baik menghasilkan benang yang halus dan mempermudah proses unwinding (melepaskan benang dari lilitan), sebagai pelumasan filamen yang baik untuk mencegah kerusakan serta mempermudah proses penenunan/perajutan. Sekaligus meminimalisir percikan minyak agar dapat memperpanjang umur mesin.

Kompatibilitas
Coning oil yang baik dapat bekerja tidak hanya kepada satu bahan baku saja, tidak menimbulkan kerusakan pada komponen plastik maupun komponen mesin, sekaligus memiliki kemampuan emulsi sehingga mempermudah proses pembersihannya.
Sesuai dengan Regulasi
Coning oil memiliki kandungan yang bebas dari alkilfenol etoksilat dan SVHC (Substances of Very High Concern) yang terdapat pada REACH (Registration, Evaluation, Authorisation and Restriction of Chemicals) yaitu pengaturan mengenai bahan-bahan kimia sesuai standar Uni Eropa. Selain itu memiliki standar Oekotex 100 agar dapat melindungi manusia serta lingkungan dari dampak pencemaran bahan kimia. Dengan kata lain, Coning Oil tersebut harus dapat terpada akhirnya terurai dengan baik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.