Cara Membersihkan Peralatan Stainless Steel dengan Mudah

Banyak orang yang meng-upgrade peralatan dapur mereka ke peralatan berbahan stainless. Karena kemampuannya untuk mencegah korosi dan karat, maka tidaklah heran mengapa pemilik rumah suka memiliki permukaan stainless di kamar mandi dan dapur mereka.

Namun, siapa pun yang memiliki peralatan stainless steel dapat merasakan bahwa bukan berarti peralatan stainless mereka tidaklah terbebas dari noda. Terutama jika ada anak-anak kecil dengan tangan yang kotor di sekitar rumah. Noda air dan sidik jari akan meningglkan tanda pada permukaan oven, lemari es, dan mesin pencuci piring.

Peralatan stainless steel berisiko berkarat karena kotoran dan debu. Produk pembersih yang abrasif, seringkali dengan harga yang mahal, memberikan janji untuk mengembalikan permukaan kembali ke aslinya. Namun, sebagian besar tidak menghasilkan sesuai janjinya.

Bagaimana jika Anda bisa membuat peralatan Anda tampak mengkilap tapi tidak mengeluarkan biaya yang besar ? Berikut cara membersihkan dan merawat peralatan stainless agar terlihat seperti baru kembali.

Pastikan Anda Memahami Alur Guratan pada Stainless Steel

Pertama, penting bagi Anda untuk memahami alur guratan arah pada peralatan Anda. Sama seperti pada kain dan kayu, baja juga memiliki alur guratan. Ada tanda-tanda berbeda yang terlihat pada permukaan peralatan baja Anda.

Bahkan, setiap lembar keseluruhan akan memiliki alur guratan yang sama. Sebagian besar peralatan baja memiliki fitur, seperti gagang dan kenop. Perhatikan bahwa bagian ini mungkin memiliki alur guratan yang sama sekali berbeda. Sebelum Anda merasa perlu menggunakan kaca pembesar untuk memperhatikannya, Anda tidak akan merusak peralatan Anda jika Anda tidak menggosoknya.

Namun, mengusapnya secara vertikal sesuai alur guratan dapat menyebabkan lebih banyak residu masuk lebih dalam ke celah-celah kecil yang terdapat pada guratan.

Sabun Cuci Piring, White oil, atau Baby oil

Sekarang saatnya mengumpulkan persediaan pembersih Anda. Anda harus memiliki dua kain lap pembersih yang non-abrasif. Terutama kain katun karena setelah dipakai hanya akan menyisakan sedikit sisa serat.

Walaupun  tisu adalah pilihan favorit, sebaiknya hindari penggunaannya karena cenderung meninggalkan serat. Berikutnya dalam daftar pembersih yang harus dimiliki adalah sabun cuci piring dan White oil atau baby oil untuk dimiliki.

Setelah semuanya lengkap, Anda siap untuk membersihkan peralatan itu. Sabun cuci piring sangat bagus untuk membersihkan kotoran, debu, dan sidik jari dari stainless steel, dapat juga menghilangkan minyak berlebih.

Caranya adalah dengan membasahi salah satu kain non-abrasif Anda (cukup untuk membasahi kain) lalu tambahkan sedikit sabun. Lalu perhatikan alur guratan dari stainlees steel, usap ke arah yang sama. Untuk noda yang membandel seperti sidik jari, Anda mungkin perlu membersihkannya beberapa kali.

Ketika Anda semua selesai dan masih ada sisa-sisa air, gunakan kain bersih lainnya untuk mengusapnya.

Berikutnya, kita lakukan pemolesan. Gunakan kain bersih, tambahkan sedikit (dua atau tiga tetes) white oil atau baby oil.

Mirip dengan proses pembersihan, bergerak sesuai alur guratan. Ulangi prosedur ini untuk mendapatkan hasil yang optimal. Bersihkan kain Anda untuk dipakai pada waktu berikutnya.

Kesimpulan, Membersihkan Peralatan Stainless Steel Anda adalah Hal yang Mudah

Hal yang perlu diketahui adalah peralatan baja mudah untuk dirawat dan tahan lama selama dibersihkan secara teratur. Tips untuk menjaga stainless steel tahan lama adalah perawatan dan pemeliharaan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *