Cara Menyegel Toples dengan Paraffin Wax

Banyak orang menganggap menyegel toples jelly dengan paraffin sebagai cara yang sudah kuno. Namun, ini merupakan metode pengalengan yang layak untuk jangka waktu yang singkat. Toples jelly yang disegel dengan paraffin harus digunakan dalam beberapa bulan. Untuk periode yang lebih lama, sebelum mengonsumsi makanan  kaleng, dua bagian dalam lingkaran dan tutup logam harus digunakan untuk keselamatan.

Persiapkan jelly sesuai dengan resep pilihan Anda. Tuang jelly ke dalam stoples kaca yang sudah disterilkan, sisakan ½ hingga 1 inci ruang di bagian atas, untuk paraffin.

Gunakan double boiler untuk melelehkan paraffin wax. Jika Anda tidak memilikinya, gunakan panci besar dan panci dengan ukuran lebih kecil di dalamnya. Isi panci yang lebih besar dengan air sampai setengah penuh, lalu masukkan sebatang paraffin wax yang telah dicacah/dipotong kecil – kecil ke dalam panci yang kecil tersebut. Masukkan ke dalam panci besar yang sudah diisi air. Didihkan air saat wax meleleh. Proses ini dapat dimulai karena pembuatan jelly hampir selesai.

Tempatkan termometer dalam wax, jaga suhu berada di bawah 375° F. Paraffin bisa terbakar jika terlalu panas. Ketika wax sudah meleleh, wax akan memiliki konsistensi yang jernih seperti air. Pada saat ini jelly seharusnya sudah mengeras (menjadi agak padat) dan mulai dingin.

Sendokkan wax yang meleleh ke atas jelly di dalam toples, isi sampai hampir ke bagian atas toples. Miringkan toples sedikit, untuk memastikan wax menempel ke sisi toples. Biarkan toples yang dibaluri wax mengeras hingga wax berwarna buram (berwarna putih dan tidak tembus pandang).

Tempatkan tutup toples di atas paraffin yang sudah berwarna buram dan putar tutupnya dengan kencang. Saat wax dan jelly mendingin, tutupnya akan tertarik ke bawah untuk menyegel jelly agar aman untuk disimpan dan digunakan nanti.

Lepaskan tutupnya dan kemudian lapisan paraffin wax saat Anda akan siap menggunakan jelly. Wax harus sudah padat dan mudah dilepaskan. Buang waxnya. Jika Anda melihat ada jamur pada wax di dasar toples atau pada jelly, makanan kaleng tidak layak dikonsumsi dan bisa menyebabkan penyakit. Buang jelly dalam toples tersebut. Jika jelly baik-baik saja, pasang kembali tutupnya setelah penggunaan pertama dan simpan di kulkas.

Sumber gambar : kitchenkrafts.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *