Efek Samping White Oil sebagai Pencahar

White oil adalah obat rumahan yang digunakan untuk meredakan sembelit. Ketika white oil diminum sebagai pencahar, ia melapisi saluran pencernaan, mengakibatkan air yang ada di area tersebut untuk melunakkan feses. White oil juga dapat digunakan sebagai elemen penting dalam enema, diberikan secara rektal untuk meredakan sembelit. Namun tetap harus diwasapadai efek samping yang dapat terjadi ketika menggunakan white oil sebagai pencahar.

Mengubah Fungsi Usus

Tujuan dari pencahar adalah untuk mengubah fungsi usus, tetapi perubahan itu belum tentu bermanfaat ketika efek samping malah menimbukan ketidaknyamanan. Beberapa orang mungkin mengalami terlalu banyak efek dari pencahar dan terserang diare. Diare akan menyebabkan kehilangan cairan. Minum banyak air untuk mencegah dehidrasi diharuskan apabila diare disebabkan oleh terlalu banyak meminum white oil sebagai pencahar. Efek samping lain dari white oil sebagai pencahar adalah bahwa penggunaan jangka panjang (lebih dari seminggu) dapat menyebabkan seseorang berhenti merasakan dorongan alami untuk buang air besar. Menurut American Cancer Society (ACS), terlalu sering menggunakan obat pencahar dapat menyebabkan ketergantungan karena tubuh tidak ingat bagaimana cara menjalankan fungsinya secara alami.

Sakit Perut

Mengonsumsi white oil melalui mulut dapat menyebabkan mual, muntah, dan kram perut. Karena white oil biasanya dikonsumsi pada malam hari dengan perut kosong, mual adalah efek samping umum dari obat pencahar berbasis minyak. Muntah bukanlah gejala yang umum dan mungkin memerlukan konsultasi dengan dokter jika gejala muntah-muntah terjadi lebih dari sehari.

Mengurangi Penyerapan Vitamin

White oil dapat membawa efek samping berbahaya yaitu mengurangi jumlah vitamin dan mineral yang diserap ke dalam saluran pencernaan. Malnutrisi dapat terjadi karena kekurangan Vitamin E, Vitamin D, Vitamin K dan Vitamin A jika white oil digunakan selama lebih dari tujuh hari, menurut ACS. Mengonsumsi white oil sebagai pencahar dalam waktu 2 jam setelah makan juga dapat menghambat penyerapan nutrisi bahkan jika penggunaannya  kurang dari seminggu.

Kebocoran Rektal

Kebocoran rektal dapat menjadi efek samping bagi orang yang mengonsumsi white oil melebihi dosis yang disarankan oleh dokter mereka. Minyak dan kotoran dapat merembes keluar melalui dubur dan terutama dapat menjadi masalah jika minyak diberikan secara rektal. Kebocoran jenis ini akan menimbulkan ketidaknyamanan dan memalukan.

Interaksi antar obat

Interaksi yang tidak diinginkan dan berpotensi berbahaya dengan obat resep dapat menjadi efek samping dari menggunakan white oil sebagai pencahar. American Cancer Society melaporkan bahwa beberapa orang yang menggunakan obat antikoagulan (pengencer darah) atau pil KB menemukan bahwa obat resep mereka mungkin tidak berfungsi dengan baik ketika digunakan bersama dengan white oil. Orang yang menggunakan berbagai jenis obat atau suplemen harus berkonsultasi dengan dokter mereka sebelum mulai menggunakan white oil sebagai pencahar.

Silahkan beli Mineral Oil atau Paraffin Liquid dari toko online kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *