Paraffin Wax sebagai Bahan Dasar Pembuatan Krayon

Sejak ditemukan pertama kali oleh Edwin Binney dan C. Harold Smith pada tahun 1903, krayon telah menjadi komponen penting di setiap sekolah. Tidak ada produk komersial lain yang dapat menandingi fleksibilitas krayon. Mereka tidak tajam atau berantakan seperti alat melukis lainnya. Dan yang paling penting adalah mereka tidak beracun dan tersedia dalam lebih dari 120 warna. Bahkan, Anda akan menemukan mereka tersedia dalam segala warna.

Proses untuk Membuat Krayon

Krayon memainkan peran utama dalam mengembangkan kreativitas anak. Mengenai standar pasar mereka, ada banyak merek yang merilis jenis krayon tertentu. Misalnya, scented crayons, glow in the dark crayons, sparkling crayons, water – soluble crayons. Komponen dasar untuk membuat semua jenis ini adalah Paraffin wax; warna dan aroma tambahan dimasukkan dengan menambahkan bahan-bahan khusus selama proses pembuatan krayon.

Bahan Dasar Krayon

Bahan dasar dalam krayon adalah paraffin wax dan pigmen yang memberikan warna khusus mereka. Dalam proses pembuatan krayon, paraffin wax dipanaskan terlebih dahulu sampai meleleh. Setelah itu, masukkan zat pewarna dan bubuk pengeras ke dalam wax. Setelah menguji kepadatan dan viskositas dari campuran tersebut, tuangkan ke dalam cetakan yang berbentuk seperti krayon.

Setelah campuran tersebut mendingin, ia akan membeku dan krayon terbentuk. Krayon yang mengeras dikeluarkan dari cetakan dengan menerapkan tekanan hidrolik atau metode pelepasan lainnya. Sebelum dikemas, krayon harus diperiksa secara manual untuk melihat ada cacat atau tidak pada krayon tersebut. Krayon yang dipadatkan dengan baik dan seragam diberi label dan dikemas dan dijual di pasaran. Sisa paraffin wax atau krayon yang tidak sempurna biasanya dilebur kembali dan didaur ulang untuk produksi lebih lanjut. Ini adalah bagaimana krayon dibuat secara komersial dalam skala besar.

Untuk membuatnya di rumah, Anda membutuhkan bahan-bahan berikut – ½ cangkir sabun yang telah diparut, pewarna makanan (warna sesuai pilihan Anda), dan 1 sendok makan air panas. Pertama-tama, campurkan parutan sabun dan air panas dalam mangkuk kecil. Aduk hingga membentuk pasta halus. Tambahkan pewarna makanan secara perlahan, sejumput demi sejumput, dan aduk setiap kali agar pewarna larut sepenuhnya. Berhenti untuk menambahkan warna saat Anda mencapai warna krayon yang diinginkan

Tambahkan pasta ke dalam cetakan permen dengan menggunakan sendok kecil. Pastikan tidak ada gelembung udara di dalam cetakan. Sisihkan cetakannya dan biarkan krayon menjadi dingin. Kemudian lepaskan krayon dari cetakan dan biarkan selama sehari. Ikuti prosedur yang sama untuk membuat warna berbeda. Anda bisa membungkus krayon buatan sendiri ini dalam kemasan yang menarik dan menjadikannya hadiah. Anda juga bisa melelehkan batang yang patah dan tidak digunakan untuk membuat potongan krayon.

Fakta Menarik : Seorang anak umumnya menggunakan lebih dari 700 batang krayon sebelum ulang tahun ke 10 mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *